Wikipedia

Hasil penelusuran

Pengikut

Sabtu, 26 Desember 2015


Imanku Mendamaikan Dunia

 

KEBENCIAN

 

            Seringkali kita mendengar,melihat atau bahkan mengalami dampak dari satu kata ini.Kata yang begitu tidak menyenangkan untuk singgah di telinga kita, masuk dalam pikiran kita,kemudian kita membayangkan  dan kemudian masuk ke dalam hati kita.Kita mengendapkannya sejenak, kemudian merasakannya.Efek yang timbul adalah mungkin air mata kita menetes,jantung berdegup lebih kencang,marah dan macam – macam emosi lain tergantung dari sisi mana kebencian itu mempengaruhi kita.

            Kebencian lebih banyak berakibat buruk baik bagi para pelaku maupun penderitanya.Banyak contoh akibat kebencian di sekitar kita.Dari dahulu hingga kini kebencian itu tidak pernah ada habisnya.Dia adalah penyakit kronis yang membahayakan jiwa bila tidak segera tertangani  dan diobati bahkan bisa menurun kepada anak cucu kita.Nah!

            Sebagai contoh nyata sejak dari jaman Adam dan Hawa sudah tercipta benih kebencian itu.Akibat kebencian Kain terhadap Abil adiknya,dia tega membunuh adiknya.Kain iri terhadap adiknya karena persembahan syukur adiknya lebih berharga dan diterima di mata Tuhan. Kita tidak akan membicarakan kenapa persembahan Kain tidak diterima Tuhan.Kita akan lebih fokus pada efek seseorang yang memendam suatu kebencian di dalam hatinya.Orang tersebut akan merasakan kepahitan di sepanjaang hidupnya.Dan kebencian yang dipelihara atau bahkan dipupuk itu akan menjauhkan kita dari lingkungan cinta kasih,damai sejahtera dan kegembiraan.Secara kesehatan pun orang yang memendam kebencian lebih rentan terhadap berbagai penyakit yang mematikan dan berbagai penyakit degeneratif.Satu contoh lagi yang pasti dari kita semua pernah dengar adalah pada kisah sengsara Tuhan Yesus sendiri.Karena kebencian orang Yahudi padaNya,dia difitnah dan dijatuhi hukuman mati.Apa akibat dari hasil kebencian para pelakunya sendiri?Kepuasankah? atau penyesalan?

            Dalam cerita Mahabarata,dikisahkan bahwa kebencian,ketamakan dan ambisi Kurawa terhadap Pandawa menyebabkan perang besar di antara kedua keturunan tersebut.Yang berbuntut panjang sampai ke anak cucu.Banyak kerugian yang terjadi dan dirasakan tidak hanya bagi kedua klan itu tetapi rakyat sangat merasakan.Suami,anak lelaki,paman,kakek mereka terbunuh di medan perang.Kebencian dan iri hati menjadi pangkal segala masalah.

            Sebenarnya apakah itu kebencian?Kebencian merupakan suatu emosi yang sangat kuat dan melambangkan ketidaksukaan ,permusuhan,atau antipati untuk seseorang,sebuah hal,barang,atau fenomena.Hal ini juga merupakan sebuah keinginan untuk menghindari,menghancurkan atau menghilangkannya.Kadangkala kebencian dideskripsikan  sebagai lawan dari pada cinta atau persahabatan; tetapi banyak orang yang menganggap  bahwa lawan  dari pada cinta adalah ketidak pedulian.(sumber dikutip dari:id.wikipedia.org/wiki) Benci adalah salah satu bagian dari sifat manusia.

            Dalam ilmu psikologi,Dr.Sigmund Freud mendefinisikan benci sebagai pernyataan ego (ke- akuan) yang ingin menghancurkan sumber-sumber ketidakbahagiaannya.

            Dari mana kebencian itu berasal?Kebencian berasal dari dalam diri kita sendiri dan diperkuat oleh ego kita.Selain itu juga seberapa jauh atau dekatnya hubungan kita dengan Tuhan.Semakin jauh hubungan seseorang dengan Tuhan semakin hidupnya terasa kering dan gersang.Jauh dari rasa cinta kasih dan kesendirian membuat seseorang brutal dan sulit mengendalikan diri sendiri.

            Bagaimana cara kita mengendalikan kebencian?Bila kebencian itu terlanjur ada dan tercipta di dalam hati,bagaimana kita mengatasinya?Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan yaitu:

-          Pengendalian emosi pribadi.

-          Belajar membaca karakter orang.

-          Cukup istirahat.

-          Rajin menambah wawasan dengan berbagai pengetahuan.

-          Mendekatkan diri kepada Tuhan.

-          Berpikiran posotif.

-          Dan masih banyak yang lainnya

Semakin kita menyadari kekurangan kita, makin banyak keinginan kita untuk belajar.Kebencian sangat dekat dengan iri hati.Anak muda sekarang bilang...” iri itu tanda tak mampu “.Nah, lho?? Lebih baik kita banyak introspeksi pada diri sendiri,dan berpikir positif terhadap seseorang atau suatu hal.Melihat sesuatu dari sisi yang positif.Dengan melakukan ini semoga hidup kita lebih baik dan dijauhkan dari kebencian dan iri hati.Setuju???

Tidak ada komentar:

Posting Komentar